Dalam upaya mencegah penularan penyakit menular di wilayah Handil II kabupaten Kutai kertanegara bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara, Puskesmas Muara Jawa dan Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Balikpapan Wilker Senipah mengadakan kegiatan surveilans migrasi malaria dan skrining HIV/TB/IVA pada Rabu (26/2/2025). Kegiatan ini berlangsung di wilayah Galendrong ,Kutai Kartanegara dan diikuti sebanyak 17 orang.
Hal ini dilakukan sebagai langkah strategis dalam mengantisipasi risiko penularan penyakit menular, khususnya malaria dan HIV.
Pemeriksaan ini sangat penting untuk mendeteksi dini adanya infeksi malaria ataupun HIV serta mencegah penyebarannya di Masyarakat
Kegiatan ini diawali dengan koordinasi dengan Pimpinan Puskesmas Muara Jawa, Ibu Bd. Nurlaelah S.STr.Keb






Membaca laporan mengenai sinergi antara BKK, Puskesmas Muara Jawa, dan Dinas Kesehatan dalam skrining kesehatan di Galendrong ini sungguh membanggakan. Jika kita melihat ke depan, menurut Bapak/Ibu, apa tantangan terbesar yang mungkin dihadapi dalam menciptakan lingkungan yang benar-benar ‘bebas TBC’ atau bebas penyakit menular di masyarakat, dan peran konkret seperti apa yang sebenarnya paling diharapkan dari lingkungan sekitar atau pihak luar dalam mendukung tercapainya target kesehatan tersebut?
Selamat Sore, terima kasih untuk tanggapannya.
Untuk tantangan terkait hal tersebut menurut kami adalah sebagai berikut:
1. Masyarakat: penolakan, stigma dan diskriminasi termasuk keterbukaan masyarakat thd petugas
2. Kegiatan: membangun jejaring, koordinasi dan konsolidasi antar petugas
3. Sumber daya: keterbatasan pembiayaan, fasilitas, kekurangan sdm dan keterbatasan kompetensi
Dan untuk peran konkret yang diharapkan adalah dukungan dari pemerintah , tokoh masyarakat dan dukungan pembiayaan kegiatan sosialisasi, advokasi, skrining dan pelacakan kasus